Kenapa Jamaah Umroh Mudah Tertipu dengan Harga Murah?

Calon jamaah memeriksa harga dan layanan travel Umroh sebelum memilih

Kami memahami kenapa harga menjadi salah satu hal pertama yang ditanyakan calon jamaah ketika mulai mencari travel Umroh. Banyak orang sudah menabung cukup lama untuk berangkat ke Tanah Suci, sehingga ketika menemukan paket Umroh dengan harga lebih murah, tentu muncul ketertarikan. Apalagi kalau penawarannya terlihat meyakinkan, ada orang yang bisa dihubungi, ada foto jamaah, ada kantor, dan informasi perjalanan disampaikan dengan cukup lengkap.

Namun dari pengalaman kami mendampingi calon jamaah, persoalannya sering bukan karena jamaah terlalu mudah percaya atau tidak bisa membedakan harga. Masalahnya adalah sebuah angka terlihat sederhana, sementara perjalanan Umroh di balik angka tersebut terdiri dari banyak komponen. Karena itu, sebelum membandingkan murah atau mahal, kami merasa calon jamaah perlu memahami terlebih dahulu siapa penyelenggaranya, apa isi programnya, bagaimana penerbangannya, di mana akomodasinya, bagaimana visanya, dan layanan apa saja yang akan diterima.

Harga murah tidak otomatis berarti penipuan

Kami tidak melihat bahwa harga murah dengan sendirinya berarti sebuah travel melakukan penipuan. Harga sebuah program Umroh dapat berbeda karena komponen perjalanan yang ditawarkan juga berbeda. Yang penting bagi calon jamaah adalah memahami apa yang sebenarnya didapatkan dengan harga tersebut.

Kementerian Agama juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya melihat harga ketika memilih perjalanan Umroh. Melalui prinsip 5 Pasti Umrah, calon jamaah diminta memastikan travel, penerbangan dan jadwal, harga dan paket layanan, akomodasi, serta visa. Penjelasan tersebut dapat dibaca melalui kanal resmi Kementerian Agama. (Kemenag Kepri)

Bagi kami, ini penting karena calon jamaah tidak cukup hanya mengetahui berapa harga paket Umroh, tetapi juga perlu memahami perjalanan yang berada di balik harga tersebut.

Calon jamaah sering membandingkan angka, bukan perjalanan

Ketika seseorang mencari travel Umroh terpercaya, hal yang paling mudah dibandingkan memang harga. Travel A menawarkan angka tertentu, travel B menawarkan angka berbeda, kemudian paket dengan angka paling rendah terlihat lebih menarik.

Padahal perjalanan Umroh tidak hanya terdiri dari tiket pesawat. Ada penerbangan, jadwal perjalanan, hotel, transportasi, visa, program layanan, pendampingan, dan komponen lain yang perlu diketahui sejak awal. Karena itu, dua paket yang sama-sama menggunakan nama “Umroh 9 hari” belum tentu menawarkan perjalanan dengan komponen yang sama.

Kami selalu melihat perbandingan harga akan menjadi lebih masuk akal setelah isi programnya diketahui. Bukan angka dengan angka yang dibandingkan, tetapi program dengan program.

Harga “mulai dari” perlu dipahami isinya

Kami juga memahami bahwa istilah seperti “Umroh mulai dari…” memang menarik perhatian calon jamaah. Namun angka tersebut tetap perlu ditanyakan kembali: program apa yang dimaksud, apa saja yang sudah termasuk, bagaimana penerbangannya, hotel apa yang digunakan, kapan keberangkatannya, bagaimana proses visanya, dan apakah terdapat biaya lain yang perlu dipersiapkan.

Pertanyaan seperti itu bukan berarti calon jamaah mempersulit proses pendaftaran. Justru sebaliknya, semakin jelas informasi yang diterima sejak awal, semakin mudah jamaah memahami keputusan yang akan diambil.

Karena itu ketika ada calon jamaah yang bertanya kepada kami tentang perbedaan harga, kami tidak ingin hanya menjawab dengan angka. Kami lebih memilih menjelaskan isi program dan komponen perjalanannya, sehingga jamaah bisa memahami apa yang sedang dibandingkan.

Semua paket Umroh terlihat sama dari luar

Istilah paket Umroh sering membuat orang mengira bahwa seluruh penawaran travel pada dasarnya sama. Padahal detailnya dapat berbeda, mulai dari maskapai, jadwal, hotel, lokasi akomodasi, transportasi, program perjalanan, pendampingan, hingga layanan lain yang diberikan kepada jamaah.

Hal ini juga sejalan dengan 5 Pasti Umrah yang disampaikan Kementerian Agama: memastikan travel berizin, tiket dan jadwal penerbangan, harga dan paket layanan, akomodasi, serta visa. Penjelasan resmi mengenai lima hal tersebut tersedia di kanal Kementerian Agama.

Jadi ketika calon jamaah menemukan dua harga yang berbeda, pertanyaan yang lebih tepat bukan hanya “Kenapa yang ini lebih mahal?”, tetapi “Apa saja yang berbeda dari kedua program ini?”

Rasa percaya tetap perlu disertai pemeriksaan

Kami sering memahami bagaimana rasa percaya terbentuk. Calon jamaah mungkin datang karena rekomendasi keluarga, pernah melihat kegiatan travel tersebut, mengenal orang yang menawarkan, melihat dokumentasi jamaah, atau sudah beberapa kali berkomunikasi dengan tim.

Semua itu tentu menjadi bagian dari pertimbangan. Tetapi menurut kami, kepercayaan tidak boleh menggantikan pemeriksaan.

Calon jamaah tetap perlu mengetahui siapa penyelenggara perjalanan, bagaimana legalitasnya, apa program yang ditawarkan, dan bagaimana perjalanan tersebut akan dilaksanakan.

Dalam ketentuan Kementerian Agama, PPIU atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah adalah biro perjalanan wisata yang telah mendapat izin dari Menteri untuk menyelenggarakan perjalanan ibadah Umrah. Ketentuan tersebut dapat dibaca pada JDIH Kementerian Agama. (JDIH Kemenag)

Karena itu, ketika calon jamaah mencari travel Umroh resmi, legalitas penyelenggara merupakan salah satu hal yang perlu diperiksa sebelum mengambil keputusan.

Jangan sampai legalitas justru diperiksa paling belakangan

Dalam banyak percakapan mengenai Umroh, pertanyaan pertama biasanya memang soal harga. Setelah itu baru jadwal, hotel, maskapai, fasilitas, dan hal lainnya. Pertanyaan mengenai legalitas kadang baru muncul setelah calon jamaah sudah tertarik dengan sebuah penawaran.

Menurut kami, urutannya justru lebih aman jika dibalik.

Kenali siapa penyelenggaranya.

Periksa legalitasnya.

Pahami programnya.

Ketahui penerbangan dan jadwalnya.

Ketahui akomodasinya.

Pastikan visanya.

Baru kemudian bandingkan harga.

Hal tersebut sejalan dengan prinsip 5 Pasti Umrah yang terus disosialisasikan Kementerian Agama untuk membantu masyarakat memilih penyelenggara perjalanan Umrah. Jadi, kenapa jamaah bisa tertarik pada harga yang terlalu murah?

Karena harga merupakan informasi yang paling mudah dilihat dan dibandingkan. Sementara informasi di balik harga membutuhkan waktu untuk ditanyakan dan diperiksa.

Sebuah angka seperti RpXX juta dapat langsung dibandingkan dalam beberapa detik. Tetapi untuk mengetahui hotel yang digunakan, jadwal penerbangan, layanan yang termasuk, proses visa, pendampingan, dan siapa penyelenggaranya, calon jamaah harus bertanya lebih jauh.

Di sinilah kami melihat pentingnya memberikan informasi secara terbuka kepada calon jamaah.

Bukan supaya jamaah memilih karena harga kami, tetapi supaya jamaah memahami apa yang mereka pilih.

Bagaimana kami menjelaskan program Umroh kepada calon jamaah?

Ketika calon jamaah datang kepada kami, pembahasan mengenai program Umroh tidak kami mulai dan berhenti pada angka harga. Kami menjelaskan program yang dipilih, jadwal perjalanan, penerbangan, akomodasi, layanan yang tersedia, serta berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum keberangkatan.

Informasi mengenai program dapat dipelajari melalui halaman Paket Umroh dan Haji. Kami juga menyediakan Galeri Al-Bahjah Travel agar calon jamaah dapat melihat dokumentasi berbagai kegiatan dan perjalanan jamaah yang telah kami lakukan.

Bagi kami, informasi tersebut merupakan bagian dari proses sebelum calon jamaah menentukan pilihan. Kalau masih ada yang belum jelas, kami lebih senang calon jamaah bertanya terlebih dahulu daripada mengambil keputusan hanya karena melihat harga yang menarik.

Jadi, apakah harga murah harus dihindari?

Tidak.

Harga murah bukan bukti bahwa sebuah travel menipu. Harga mahal juga bukan bukti bahwa sebuah travel pasti memberikan layanan yang lebih baik.

Yang perlu diperiksa adalah apa yang berada di balik harga tersebut: siapa penyelenggaranya, bagaimana legalitasnya, bagaimana penerbangan dan jadwalnya, apa isi paket layanannya, di mana hotelnya, bagaimana visanya, dan apa saja yang akan diterima jamaah.

Karena itu, ketika calon jamaah bertanya kepada kami, “Kenapa harga paket ini berbeda dengan travel lain?”, kami lebih memilih membuka komponennya satu per satu. Dari sana jamaah dapat melihat apa yang termasuk dalam program, apa yang membedakannya, dan apa yang memang perlu dipertimbangkan.

Pada akhirnya, calon jamaah tidak sedang membeli sebuah angka. Mereka sedang mempersiapkan perjalanan ibadah.

Dan bagi kami, sebelum jamaah menyerahkan kepercayaan kepada sebuah travel, mereka berhak memahami terlebih dahulu siapa yang menyelenggarakan perjalanan, apa yang akan mereka dapatkan, dan bagaimana perjalanan tersebut dipersiapkan.

Share the Post:
Facebook
Threads
LinkedIn
WhatsApp